Orang tua hendaknya belajar menjadi pendengar yang baik bagi anak-anaknya. Luangkan waktu untuk mendengar tanpa menghakimi, menasihati tanpa merendahkan, dan memahami tanpa menyela. Ketika rumah terasa aman untuk bercerita, anak tidak akan mencari tempat curhat di luar yang belum tentu membawa kebaikan. Karena anak yang didengar dengan penuh kasih, akan tumbuh dengan kepercayaan dan kedekatan, serta lebih mudah diarahkan dalam kebaikan.
Simak kajian selengkapnya dengan judul,
""Menjadi Orangtua Ideal Untuk Anak Shalih""
Link kajian, https://youtu.be/i8T5EMmRODc?si=vIkqY2ZlQJAV-7Fa
Dalam pandangan Islam, setiap anak lahir membawa rezekinya masing-masing. Bukan anak yang menambah beban, tapi justru menjadi sebab turunnya berkah dan keluasan rezeki. Allah ﷻ berfirman,
وَلَا تَقْتُلُوْۤا اَوْلَا دَكُمْ خَشْيَةَ اِمْلَا قٍ ۗ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَاِ يَّا كُمْ ۗ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu."
(QS. Al-Isra’: 31)